Bupati Mabar: Terima Kasih Presiden Jokowi

oleh -173 views
Presiden Joko Widodo bersama Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula
Share :

LABUAN BAJO-International Boxing Tournament (IBT) 23rd President’s Cup tahun 2019, yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) resmi digelar di Labuan Bajo, Senin (22/7) sore. IBT yang merupakan salah satu event terbesar dalam sejarah Kabupaten diujung barat pulau Flores ini dikuti 138 peserta dari 28 Negara.

Pembukaan IBT dihadiri oleh Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Dadang Rizky Ratman, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch. Dula, Wakapolda NTT sekaligus Ketua Umum PP Pertina, Brigjen Pol Johanis Asadoma, Kapolres Manggarai Barat sekaligus ketua Panitia, AKBP Julisa Kusumowardono, Kejari Manggarai Barat Yulius S. Kristanto, Ketua DPRD Manggarai Barat, Blasius Jeramun dan ribuan masyarakat Labuan Bajo.

Acara pembukaan diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan defile bendera Negara peserta IBT. Satu persatu pembawa bendera berjalan dari arah selatan kemudian mereka mengitari arena tinju. Selain itu acara pembukaan juga dimeriahkan dengan penampilan marching band dari MAN Labuan Bajo serta tarian-tarian khas NTT.

Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch. Dula dalam sambutan menjelaskan pelaksanan IBT di Labuan Bajo merupakan bagian perhatian Pemerintah Pusat untuk mendukung sektor Pariwisata di Labuan Bajo yang sudah menjadi Destinasi Pariwisata Super Prioritas.

Karena itu ucapan terima kasih disampaikan kepada sejumlah pihak, mulai dari Presiden RI, Gubernur NTT, Ketua Umum PP Pertina dan semua pihak yang turut andil dalam penyelanggaraan IBT di Labuan Bajo.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pihak yang berkontribusi besar dalam pelaksanaan IBT di Labuan Bajo ini. Mulai dari Bapak Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, Menteri Pariwisata, Bapak Arief Yahya yang begitu cinta dengan Labuan Bajo, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat sebagai motivator handal, Brigjen Pol Drs. Johanis Asadoma, M.Hum. dan tentu Kapolres Manggarai Barat, Bapak Julisa Kusumowardono, S.I.K., M.Si., selaku Ketua Panitia. Karena perhatian dan kerja keras mereka maka IBT bisa dilaksanakan di Kabupaten Manggarai Barat,” paparnya.

Menurut Bupati, pelaksanaan IBT di Labuan Bajo, seperti mimpi yang menjadi kenyataan. Pasalnya, ide pelaksanaan IBT di Labuan Bajo tidak disampaikan resmi tetapi disampaikan dalam suasana yang santai dalam nada kelakar. “Di luar dugaan ternyata ide ini ditanggapi serius oleh Ketua Umum PP Pertina, yang merupakan salah satu putra terbaik NTT,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Julisa Kusumowardono dalam laporannya menjelaskan kejuaraan tinju internasional ini sesuai dengan Program Kerja PP Pertina tahun 2019 dan kalender Kejuaraan Badan Tinju Dunia atau Association Internationale de Boxe Amateur (AIBA).

Disampaikannya, kategori dan kelas yang dipertandingkan dalam kejuaraan tinju internasional itu antara lain kelas elite wanita usia 19-40 tahun dan kelas elite pria usia 19-40 tahun. Kelas elit wanita terdiri dari Kelas Layang 48 Kg, Kelas terbang 51 Kg, Kelas Bantam 54 Kg, Kelas Bulu 57 Kg, Kelas Ringan 60 Kg, dan Kelas Walter ringan 64 Kg. Kelas elite pria terdiri dari Kelas Layang Ringan 46 Kg, Kelas Layang 49 Kg, Kelas Terbang 52 Kg, Kelas Bantam 56 Kg, Kelas Ringan 60 Kg, Kelas Walter Ringan 64 Kg, Kelas Walter 69 Kg dan Kelas Menengah Ringan 75 Kg.

Sistem pertandingan demikian Julisa menggunakan Standar Internasional, di mana setiap pertandingan dilaksanakan dalam 3 (tiga) ronde dengan alokasi waktu tiga menit tiap ronde ditambah satu menit istirahat. Petinju yang dinyatakan kalah tidak dapat bertanding lagi sehingga akan ada dua petinju juara tiga pada setiap kelas. “Dan keputusan pemenang oleh Tim Juri tidak bisa diganggu gugat,” katanya.

Komentar