Perkuat Bisnis Wisata Bahari, Pelni Luncurkan KLM Pelita Arunika di Labuan Bajo

oleh -309 views
Share :

LABUAN BAJO-PT Pelayaran Nasonal Indonesia (Pelni) meluncurkan Kapal Layar Motor (KLM) Pelita Arunika di Dermaga Penyeberangan ASDP Indonesia Ferry, Kawasan Terpadu Marina Labuan Bajo, Selasa (23/7) pagi. KLM Pelita Arunika nantinya akan memperkuat bisnis wisata bahari di Destinasi Wisata Super Prioritas Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Peluncuran dihadiri Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch. Dula, Direktur Utama PT Pelni (Persero) Insan Purwarisya L. Tobing, Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Edwin Hidayat Abdullah, Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Yulius Sigit Kristanto, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Julisa Kusumowardono.

Bupati Gusti merespon postif peluncuran KLM Pelita Arunika ini. Kehadiran Kapal Pinisi tersebut menambah satu sarana tranportasi PT. ASDP Indonesia Ferry untuk dioperasi melayani wisatawan.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada jajaran PT. Pelni (Persero) dan PT. ASDP Indonesia Ferry, atas peluncuran KLM Pelita Arunika yang sangat mewah ini. Kapal mewah tentu akan dipakai oleh kelompok wisatawan high class,” kata Bupati Gusti saat sambutan.

Menurutnya, kehadiran KLM Pelita Arunika juga sekaligus implementasi instruksi Presiden kepada BUMN untuk turut serta mengurus dan mengoptimalkan sector Pariwisata di Labuan Bajo.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa Presiden Joko Widodo memiliki perhatian yang tinggi terhadap Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo. Dan kehadiran Kapal sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden,” tandasnya.

Niat PT Pelni juga Labuan Bajo masuk dalam Tol Laut Indonesia agar terkoneksi dengan Propinsi Nusa Tenggara Barat dan Pulau Jawa. Kehadiran Tol Laut tentu sangat strategis jika dikaitkan dengan upaya pemasaran komoditi unggulan dari Manggarai Barat ke luar daerah.

“Apabila hal tersebut terjadi maka pariwisata sebagai lokomotif didukung oleh sektor pertanian, perkebunan, peternakan serta perikanan dan kita dengan mudah mengantar hasil komoditi,” ujarnya.

Direktur Utama PT Pelni (Persero) Insan Purwarisya L. Tobing Pengelolaan KLM Pelita Arunika ditangani anak usaha PT Pelita Indonesia Djaya (PIDC) atau Pelni Service yang telah mendirikan perusahaan di bidang pariwisata, PT Pelni Wisata Jaya (PWJ). Produk pertama PWJ adalah pengoperasian dan layanan wisata bahari dengan KLM Pelita Arunika.

KLM Pelita Arunika demikian Tobing, memiliki fasilitas yang bisa memanjakan para wisatawan diantaranya 5 (lima) kamar tidur dengan pendingin udara, kamar mandi, tempat berjemur dan lounge.

Di loungenya sendiri, memiliki fasilits TV, Sound System serta kursi yang cukup banyak. Tak hanya itu, kapal juga dilengkapi peralatan snorkling, diving dan alat-alat memancing termasuk instruktur untuk mendukung kegiatan wisata bahari menikmati indahnya alam bawah laut.

Komentar