Bupati Gusti Promosikan Obyek Wisata Labuan Bajo Kepada 34 Peserta Miss Grand Indonesia

oleh -293 views
Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula berphoto bersama dengan 34 peserta Miss Grand Indonesia di Labuan Bajo, Jumat (23/8)
Share :

LABUAN BAJO-Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berupaya mempromosikan destinasi wisata alam dan budaya kepada wisatawan nusantara maupun mancanegara yang berkunjung ke Labuan Bajo. Hal itu dilakukan untuk memaksimalkan potensi daerah sehingga bisa menarik kunjungan wisatawan ke daerah bumi Komodo ini.

Upaya mempromosikan potensi wisata dan panorama alam di Labuan Bajo disampaikan Bupati Mabar, Agustinus Ch Dulla saat menyambut kedatangan Miss Grand Indonesia (MGI) di Labuan Bajo Jumat, (23/08).

Usai diterima secara adat manggarai di pelataran VIP Bandara Komodo, rombongan MGI langsung menuju Kantor Bupati Mabar untuk berdialog sekaligus perkenalan.

Kedatangan ke 34 peserta MGI yang disponsori Kementerian Pariwisata Republik Indonesia melalui Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOP-LBF) itu, dalam rangka mendukung penyelenggaraan kegiatan Karantina (MGI) ke-dua tahun ini.

Kepada 34 MGI ini, Bupati Gusti mempromosikan sejumlah tempat wisata yang layak dikunjungi selama berada di Labuan Bajo seperti Pulau Rinca, Pulau Padar dan Pulau Komodo dll.

Sebagai lokasi destinasi wisata super perioritas kata Bupati Gusti, Labuan Bajo sangat kaya akan panorama alam dengan keindahan yang luar biasa.

“Kami dengan senang hati mempersilahkan peserta Miss Grand Indonesia untuk mengunjungi manta point, Pulau Rinca, Pulau Padar dan Pulau Komodo serta beberapa obyek wisata menarik lainnya yang ada disekitar kota Labuan Bajo seperti gua batu cermin, gua rangko dan istana ular,” papar Bupati dua periode itu.

Ajang kecantikan MGI ke-dua yang diselenggarakan pada 2019 kali ini terdiri dari 34 finalis yang mewakili 34 Provinsi di Indonesia dengan tema,”Beauty in Diversity”.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengapresiasi kegiatan Karantina MGI 2019 yang berlangsung di Labuan Bajo, yang merupakan salah satu destinasi wisata prioritas.

Dia mengatakan, Finalis Miss Grand Indonesia mewakili wanita Indonesia yang modern dan mandiri, memiliki jiwa sosial serta dapat berkontribusi di berbagai bidang sosial, pemberdayaan, pariwisata dan ekonomi.

“Miss Grand International adalah salah satu kontes kecantikan terbesar selain Miss Universe. Impact nya juga besar. Kemajuan industri pariwisata Indonesia pun salah satunya dari peran para endorser,” jelasnya.

“Putri kecantikan Miss Grand Indonesia, nantinya harus memiliki misi yang sama dengan Kementerian Pariwisata, mempromosikan Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia di kancah dunia,” ujarnya.

Komentar