Dirut BOP: Booking Online Masuk TNK Banyak Untungnya

oleh -75 views
Ilustrasi
Share :

LABUAN BAJO-Penerapan sistem booking online untuk masuk ke Taman Nasional Komodo (TNK) sangat berguna bagi masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat.

Pemesanan tiket secara online ini, sangat menguntungkan baik bagi pelaku wisata, para wisatawan juga bagi perbaikan tata kelola pungut bea masuk bagi Pemda dan terutama bagi kelestarian ekosistem TNK itu sendiri.

“Booking online bukan jualan paket. Tapi (hanya) registrasi “, ungkap Dirut BOP Shana Fatina (13/07/2020).

Untuk Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) lanjut Shana Fatina, sistem ini akan memastikan terjadinya persaingan dan pelayanan yang sehat dan baik.

“Ada fitur memilih guide. Jadi mereka bisa bersaing dengan pelayanan yang baik “, kata Shana menyentil dampak booking online ini bagi asosiasi guide tour.

“Bahkan bahwa hanya yang menjadi anggota asosiasi yang bisa masuk ke TNK, sehingga menguatkan peran asosiasi lokal,” kata Shana Fatina pula.

Sistem online ini pun, tegas wanita yang menahkodai BOP Labuan Bajo, tidak membatasi keleluasaan penentuan atau pricing oleh para pemandu wisata.

“Tidak ada pencantuman harga selain tarif yabg diatur Perda dan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak),” tegasnya.

Bahkan, ujar Shana Fatina bahwa penggunaan sistem online ini sekaligus untuk mencegah terjadinya kebocoran penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Kabupaten Manggarai Barat.

“Sistem ini menjamin tidak ada pungli (pungutan liar) lagi. Semua pemasukan diterima Negara dan Daerah dengan sesuai jumlahnya,” ujarnya dengan lugas menyitir adanya dugaan perbedaan nilai pencatatan sebesar Rp 30 miliar.

Kemudian, Pemda terbantu terdatanya kunjungan dan pelaku usaha pariwisata “, tambahnya pula.

Memastikan berjalan efektif dan efisiennya sistem booking online, BOP Labuan Bajo kapan saja membuka pelatihan terbuka.

“BOP siap membantu pelatihan terbuka di kantor anytime (kapan saja),” jelasnya.

“TNK terbantu untuk terjaga ekosistemnya karena carrying capacity terbantu,” tutupnya.

 

Pewarta: Frans G Kurus

Komentar