Jurnalis Labuan Bajo Protes Diskriminasi Peliputan Menteri Suharso Monoarfa

oleh -304 views
Destinasi Wisata Puncak Waringin di Labuan Bajo
Share :

LABUAN BAJO-Sejumlah wartawan di Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar) mengaku kecewa lantaran adanya pembatasan akses masuk jurnalis lokal meliputi kunjungan Menteri PPN/Bappenas, Suharso Monoarfa di Labuan Bajo.

Merekapun protes atas tindakan diskriminasi peliputan kunjungan Menteri asal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Dari pantuan media ini, media lokal yang berdomisili di Labuan Bajo memang dilarang meliput kunjungan kerja Menteri PPN/Bappenas.

Hanya media-media yang dibawanya dari Jakarta saja yang diberi keleluasaan melakukan tugas peliputan.

Hari ini, agenda kegiatan Suharso adalah melakukan Peninjauan Kesiapan Pemulihan Ekonomi dan Sosial dan Penanganan dan Kesiapan Protokol Covid-19 Labuan Bajo ini.

“Ia, selain yang dari PUPR tidak diperkenankan untuk masuk ke dalam,” demikian ditegaskan oleh salah seorang pekerja yang bertugas mengukur suhu badan di pintu masuk area Puncak Waringin.

Namun dia tidak menjelaskan alasan pelarangan terhadap media-media lokal.

Dia berdalih, hanya menjalankan perintah saja.

“Saya hanya diperintahkan untuk melarang yang selain dari PUPR untuk masuk,” katanya singkat.

Pantauan media, pembangunan Hotel Puncak Waringin sedang berjalan. Nampak satu bangunan berbentuk lingkaran masih ditopang banyak besi penyangga.

Potret salah satu bangunan di Hotel Puncak Waringin yang sedang dalam proses pengerjaannya oleh PT Murni Konstruksi Indonesia.

Dibagian bangunan utama, misalnya, pekerjaan undakan yang berjumlah sekitar 6 (enam) buah baru saja diisi oleh tanah urugan. Tanah nampaknya basah, seperti baru saja dilakukan penimbunan.

Pewarta: Frans G Kurus

Komentar