Masyarakat Nisar Butuh Sentuhan Pemda dan BOP

oleh -242 views
ilustrasi
Share :

LABUAN BAJO-Masyarakat Kampung Nisar, Desa Nangabere, Lembor Selatan yang tergabung dalam  Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmawas) Penyu mendesak kepedulian Pemda Manggarai Barat  dan Badan Otoritas Pariwisata (BOP) Labuan Bajo Flores untuk mengelola satwa langka ini sebagai daya tarik wisata ke Nisar.

“Ini bisa dikembangkan menjadi daya tarik wisata Manggarai Barat. Masyarakat lokal sudah tunjukkan kepedulian mereka “, ujar salah satu tokoh pemuda Pokmawas Nisar, Fadil Mubarag kepada media, siang ini (Senin, 27/07/2020).

Mubarag beranggapan Nisar sebagai salah satu desa di dalam Kawasan Perairan Taman Nasional Laut Sawu belum mendapatkan perhatian yang signifikan, berarti dari pemerintah.

Hal yang sangat disayangkan padahal di perairan Nisar, terdapat aset wisata yang hampir punah yaitu Penyu atau yang dalam bahasa Latinnya disebut Chelonoidea.

Bersyukurlah, ujar pemuda Mubarag, masyarakat Kampung Nisar sejauh ini sangat giat melakukan konservasi Chelonoidea secara sukarela.

“Jika saja hal ini disupport oleh Pemda dan atau BOP, niscaya ini akan jadi daya tarik baru wisata Manggarai Barat,” jelasnya.

Lebih jauh Farid Mubarag menjelaskan, sampai saat ini, total Penyu yang berhasil ditangkar dan dilepas kembali (release) ke Laut Sawu berjumlah sekitar 450-an ekor bayi Penyu.

Tentu ini, kalau dikelolah dan dipromosikan dengan baik ke dunia luar khusus bagi kalangan pencinta Penyu atau turtlee (Chelonoidea), akan sangat membantu wisata Mabar dan masyarakat lokal.

“ Harapan saya dan Masyarakat Nisar, kembangkan potensi alam yang kami miliki. Sehingga wisatawan tidak hanya datang ke Flores untuk melihat Labuan Bajo dan sekitarnya. Pantai Selatan, Daerah (Nisar) kami juga banyak menyimpan kekayaan alam yang layak dikunjungi,” karap  Fadil Mubarag.

Saat berita ini diturunkan media masih berupaya menghubungi pihak – pihak terkait diantaranya Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Badan Otoritas Pariwisata (BOP) Flores Labuan Bajo.

 

Pewarta: Frans G Kurus

Komentar